Coklat-Loreng yang Keren

TUBUHNYA tampak berotot dan keren, dengan motif coklat loreng atau kekuningan, pendiam, tidak suka bersibuk-sibuk, dan senang menyendiri. Ukurannya cukup besar 4-5 cm, dengan sayap bening dan kaki-kaki yang kehitaman. Jika bertengger di sebuah ranting, mereka akan diam untuk waktu yang cukup lama.

Capung Odonata Sulawesi 11A

Capung Odonata Sulawesi 11B

Capung Odonata Sulawesi 11C

Pengamatan terhadap species ini dilakukan di Parepare, Pinrang dan Sidenreng-Rappang, pada 10 April, 10 dan 17 Mei 2009, dengan individu yang ditemukan hanya 4 specimen. Umumnya mereka aktif tanpa terlalu bergantung pada adanya genangan air di sekitarnya, karena mungkin lingkungan berair ini mereka butuhkan setelah fase breeding bagi betina.

Capung Odonata Sulawesi 11D

Capung Odonata Sulawesi 11E

Capung Odonata Sulawesi 11F

Species ini memiliki kemampuan untuk sendiri, tanpa adanya species capung lain di sekitarnya. Di lokasi, ditemukan menghuni pinggir-pinggir kebun, tepi jalan setapak, semak-belukar dan rerumputan yang memiliki belukar dengan ranting-ranting yang meranggas. Termasuk tipe penerbang yang kuat, tapi dapat dikatakan 80 % dari aktivitas kesehariannya digunakan untuk bertengger. Aktivitas terbang dilakukan secara penuh pada musim kawin, atau ketika merasa perlu untuk menangkap mangsa.

Capung Odonata Sulawesi 11G

Capung Odonata Sulawesi 11I

Capung Odonata Sulawesi 11J

Berbeda dengan beberapa species capung lainnya, capung loreng yang keren ini hanya dapat dijumpai pada musim-musim tertentu, sehingga terkesan cukup langka (rare). Bahkan dari pengamatan sepanjang tahun, tidak pernah ditemukan adanya “booming” jumlah untuk species ini. (ais).

Foto-foto oleh Ais, 2009, dengan Canon PowerShot S3 IS


About this entry