Si Biru Kecil yang Selalu Sibuk

WARNA tampilan keseluruhannya biru, mulai dari mata facetnya sampai ke perut, kecuali ujung perut yang kehitaman, sayap bening. Ukurannya tergolong kecil, sekitar 2,5 cm, mudah didekati dan selalu sibuk kesana-kemari. Dalam pengamatan, selalu ditemukan di berbagai lokasi dan keondisi, sepanjang di tempat yang cocok, dan berani bergabung serta aktif bersama species capung lainnya yang berukuran lebih besar.

Capung Odonata Sulawesi 13A

Capung Odonata Sulawesi 13B

Capung Odonata Sulawesi 13C

Capung Odonata Sulawesi 13D

Capung ini boleh dikatakan termasuk species “kelas rendah”, artinya jarang pernah ditemukan terbang tinggi melebihi 2 meter. Kesenangannya, aktif bolak-balik, berkelahi dan bertengger di semua material yang ada, di dedaunan, rumputan, ranting, bebatuan, bahkan di tanah. Terkadang di sebuah lokasi, dapat ditemukan dalam jumlah lumayan banyak, sampai 50-70 individu. Selama pengamatan, belum pernah ditemukan sedang melakukan perkawinan. Khusus gambar yang di sini, diambil di Parepare, pada tanggal 4, 18, dan 25 Juli 2009 serta pada 2 Agustus 2009.

Capung Odonata Sulawesi 13E

Capung Odonata Sulawesi 13F

Capung Odonata Sulawesi 13G

Capung Odonata Sulawesi 13H

Kebiasaannya untuk mempertahankan wilayah kekuasaannya juga merupakan ciri yang menarik, karena setiap ada capung lain yang hadir, akan diserang dan si pendatang akan segera pergi. Jarang ditemukan berkelahi, biasanya hanya “saling tabrak” saja, langsung salah satunya terbang menjauh. Bahkan, terkesan bukan hanya wilayah kekuasaan yang diperseterukan, tetapi sebatang ranting yang menjadi tenggeran pun diperebutkan. Mungkin, setelah sibuk bolak-balik, tenggeran tersebut dianggap paling strategis dan paling nyaman, jadi tidak boleh direbut siapapun.

Capung Odonata Sulawesi 13I

Capung Odonata Sulawesi 13J

Capung Odonata Sulawesi 13K

Capung Odonata Sulawesi 13L

Berdasarkan data yang ada, species ini ditemukan menyebar sangat luas, di Indonesia dan di Sulawesi. Hampir tidak dapat dipisahkan dengan species capung kecil lainnya, yang sama persis, hanya berwarna kehijauan dengan loreng tidak tegas.  Bahkan kemungkinan keduanya masih tergolong species yang sama, hanya berbeda warna. Banyak yang beranggapan bahwa capung kecil dengan warna biru ini adalah capung jantan, sedangkan yang  berwarna kehijauan adalah betinanya. Tapi dalam pengamatan, didapatkan baik varian biru maupun kehijauan yang meletakkan telur di air, sehingga  perbedaan warna ini tidak menunjukkan perbedaan kelamin. Jadi, keduanya sepertinya memang species yang berbeda.(ais)

Foto-foto oleh Ais, 2009, dengan Canon PowerShot S3 IS


About this entry