Si Bondol Lurik yang Lincah

TERMASUK species bondol yang berukuran kecil, 10-11 cm, dengan warna dominan coklat-gelap pada sayap, dada dan ekor  kehitaman, sedangkan perut dan tungging bermotif putih-lurik. Senang aktif pada semak-semak, tetapi lebih menyukai perkebunan di sekitar permukiman. Bondol ini termasuk species yang mudah dijumpai di berbagai daerah, dan juga cukup mudah didekati, sampai 3-4 m. Senang bersarang pada tumbuhan-tumbuhan yang rimbun dan sarang ditempatkan dekat-dekat dengan tanah. Pernah ditemukan sarang bondol ini hanya sekitar 75 cm dari permukaan tanah. Sangat mudah berinteraksi dengan species bondol lainnya, bahkan dengan burung kutilang (Pycnonotus aurigaster) yang merupakan species feral di Sulawesi.

Estrildidae Sulsel 4A

Estrildidae Sulsel 4B

Estrildidae Sulsel 4C

Umumnya bergerombol, atau paling tidak aktif berpasang-pasangan, dan tampak bahwa species ini lebih fokus pada biji-biji rumputan dibanding dengan menyerang padi di sawah. Karena itu, di lingkungan orang Bugis, bondol yang dikenal dengan nama dongi betti ini, tak pernah dimasukkan dalam kelompok hama pertanian. Bondol ini dapat ditemukan hampir sepanjang tahun.

Estrildidae Sulsel 4D

Estrildidae Sulsel 4E

Estrildidae Sulsel 4F

Gambar-gambar yang ditayangkan di sini diambil di sebuah pekarangan rumah di Parepare (Sulawesi Selatan), pada Maret dan April 2009. Biasanya, burung ini jarang dijadikan burung hiasan atau kesenangan (pets), dibandingkan misalnya dengan bodol haji atau bondol topi hitam yang digemari. (ais)

Foto-foto oleh Ais, 2009, dengan Canon PowerShot S3 IS


About this entry